Komputer tidak saja dapat digunakan sebagai alat berhitung, tetapi juga sebagai sumber informasi dan alat komunikasi. Informasi dan komunikasi dapat dilakukan karena komputer memiliki jangkauan yang sangat luas, cepat dan praktis. Kita dapat mengirimkan surat melalui e-mail (elektronic mail) ke seseorang dalam waktu beberapa menit, bahkan beberapa detik ke seluruh negara. Komputer berfungsi sebagai pusat dan media informasi secara cepat jika sudah terhubung dengan jaringan internet.
Penggunaan komputer sebagai teknologi informasi perlu mendapat perhatian utama agar berjalan sesuai dengan fungsi dan manfaatnya, yakni manfaat dalam sikap, kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
Sikap (Etika dan Moral) dalam Menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Hak Cipta Perangkat Lunak
Kata etika berasal dari bahasa Yunani, ethos atau ta etha yang berarti tempat tinggal, padang rumput, kebiasaan atau adat istiadat. Menurut Aristoteles, etika digunakan untuk menunjukkan filsafat moral, perintah, tindakan kebijakan dan suara hati (E. Y. Kanter 2001:2)Kata moral berasal dari bahasa Latin, mos atau mores yang berarti adat istiadat, kebiasaan, kelakuan, tabiat, watak, ahlak dan cara hidup. Dengan demikian, etika adalah ilmu tentang ajaran-ajaran moral, dengan pemikiran rasional, kritis dan sistematis. Etika menuntun seseorang untuk memahami dasar-dasar ajaran moral. Sedangkan, moral lebih mengacu pada baik buruknya tingkah laku manusia yang dapat menuntunya pada cara ia hidup mengenai apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukannya.
Etika dan moral perlu mendapat perhatian yang utama dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Fungsi etika dan moral tersebut perlu diterapkan, terutama terhadap perangkat lunak atau software komputer. Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information and Comunication Technology) berorientasi pada perangkatnya, yaitu komputer se